Kamis, 21 Februari 2008

Empek-empek Palembang

Ini salah satu makanan favorit saya. Kalau sudah jenuh makan pasti saya langsung membuat ini dan selera makan saya dapat dipastikan naik kembali. Resep ini saya dapatkan dari teman saya Yeni yang kebetulan orang Palembang asli. Resep ini cocok untuk saya apalagi dengan penambahan terigu yang dijadikan adonan bubur sehingga bisa melembutkan adonan tepung katakuriko di Jepang sini. Katakuriko berasal dari pati kentang dan sifatnya lebih keras dari tapioka. Karena itu penambahan terigu sangat membantu melembutkan adonan.





Berikut resep yang saya gunakan dengan sedikit modifikasi dari dapur saya :

Bahan Empek-empek :
500 gr ikan sawara fillet, haluskan
1 sdt garam
1 sdt konbu dashi
300 gr tepung katakuriko
50 gr tepung terigu
1 gelas air

Bahan Kuah Cuko :
3 gelas air
4 siung bawang putih, haluskan
10 cabe rawit, haluskan
gula merah secukupnya
2 sdm gula pasir
asam jawa secukupnya
1/2 sdt garam

Bahan pelengkap :
Mie Kuning basah, seduh tiriskan
Mentimun, iris dadu
telur puyuh untuk isian empek2 kapal selam


Cara Membuatnya
- Campur tepung terigu dengan satu gelas air, masak sampai jadi bubur kental, dinginkan.
- Campur Ikan sawara halus dengan garam dan konbu dashi lalu campur dengan bubur tepung. aduk rata.
- Masukan tepung katakuriko secukupnya ke dalam adonan ikan sampai kalis. Bentuk lonjong untuk empek2 lenjer dan centong untuk empek2 kapal selam.
- Untuk isian empek2 kapal selam saya pake telur puyuh, soalnya saya bikinnya imut dan gak pede kalo pake telur ayam besar takut bocor dan luber kemana2 isinya.
- Rebus empek2 yang selesai dibentuk ke dalam air mendidih, biarkan hingga matang dan mengapung. Angkat dan sisihkan.
- Goreng matang empek2 sesaat sebelum disajikan biar lebih afdol.

Cara membuat kuah cuko :
- masak semua bahan jadi satu sampai larut dan mendidih. dinginkan

Sajikan empek2 goreng dengan kuah cuko dan bahan pelengkap. Selamat Menikmati!

Tidak ada komentar: